- Hallo sahabat Islam Agam Tauhid, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul
, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan
Artikel TANAMAN, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : link :
Baca juga
Cara Perbanyakan Bibit Dengan Sistem Cangkok
Sebelum melakukan proses mencangkok, berikut adalah alat dan bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu: – Pisau yang tajam – Tali – Plastik atau sabut kelapa sebagai pembungkus – Tanah yang sudah dicampur pupuk – Larutan B1 Equinox
Mencangkok
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan teknik biasa
atau konvensional dan mencangkok dengan menggunakan media dalam kantong
plastik. a. Teknik mencangkok dengan cara biasa atau konvensional
Yang
pertama dilakukan ketika mencangkok dengan cara biasa adalah memilih
cabang. Memilih cabang sangat penting karena akan mempengaruhi kualitas
bibit. Pilih cabang yang sehat, kuat dan sudah berkayu. Sebaiknya
memilih cabang yang kulitnya berwarna coklat muda atau hijau kecoklatan.
Diameter cabang sekitar 0.5 sampai dengan 2 cm atau tidak lebih kecil
dari ukuran pensil.
Sayat
cabang dengan menggunakan pisau secara melingkar. Sayatan dibuat
memanjang ke bawah sekitar 3 sampai dengan 5 cm atau dua kali diameter
cabang.
Setelah
itu kelupas kulit batang sehingga bagian kambium tampak jelas. Kambium
ini terlihat seperti lendir, kerik lendir kambium dengan menggunakan
pisau. Kerik hingga bersih atau kering.
Setelah
itu olesi bagian yang dikerik dengan hormon pertumbuhan seperti
Liguinox Start Vitamin B-1. Anada bisa mendapatkan hormon pertumbuhan
ini di tiko pertanian. Berikan dengan dosis 2 cc untuk 1 liter air. Anda
juga bisa mengganti hormon pertumbuhan dengan pupuk urea yang dicairkan
dengan 1 gram / 1 liter air. Tambahkan pada media cangkok.
Selanjutnya
siapkan kantong plastik yang sudah dibuka dan atau sabut kelapa dengan
posisi melingkar menyelubungi batang dibagian bawah keratan sekitar 1
sampai dengan 2 cm. Posisi lembaran plastik menghadap ke arah bawah,
kemudian diikat dengan tali plastik atau rafia. Balik posisi kantong
plastik ke arah berlawanan/keatas, sehingga akan diperoleh ikatan tali
plastik di dalam kantong plastik (ikatan bagian bawah tidak kelihatan
dari luar/lebih rapi).
Kemudian
tutup bekas sayatan dengan media cangkok, atur penempatan dengan rata
sampai menutupi luka keratan bagian atas. Ikat bagian atas dan tengah
plastik.
Lakukan
perawatan rutin pada cangkokan dengan cara disiram agar bibit tidak
mengalami kekeringan. diposisi atas cangkokan diberi kantong plastik
berisi air dengan satu lubang sekecil jarum untuk irigasi tetes atau
irigasi tetes dengan menggunakan potongan batang bambu “bumbung”
berdiameter 5 cm diisi dengan air, tanpa dilubangi hanya dikerik/dikupas
sedikit bagian kulit bawah yang nantinya dilekatkan diatas media
cangkokan. Posisi bumbung digantung diatas cangkokan dengan posisi bawah
bumbung merapat dengan posisi tengah cangkokan atau ditalikan melekat
dicangkokan. Bumbung ini dapat bertahan selama 3 hari. Biasanya setelah
2–3 bulan pada cangkokan yang berhasil akan tumbuh akar.
Teknik Cangkok konvensional
Pada
cangkok ini akar akan keluar karena dorongan karbohidrat dan auksin
atau hormon tumbuh yang mengalir melalui kulit kayu yang tertahan di
bagian atas keratan. Karbohidrat dan hormon akan meningkat dan berubah
menjadi akar tanaman.
Apabila
akar sudah memenuhi media, hasil cangkokan dianggap berhasil. Daun pada
cabang terlihat segar. Cangkokan sudah bisa dipotong atau disapih dari
induknya. Pemotongan cangkokan yang sudah tumbuh ini dilakukan dengan
menggunakan gunting stek atau gergaji di bawah ikatan cangkok.
Setelah
dipotong sebaiknya kurangi daun yang terdapat pada bibit untuk
menghindari penguapan yang berlebihan. Potong ½ sampai dengan 1/3 helai
daun dengan menggunakan gunting stek. Lepaskan plastik pembungkus media
kemudian semaikan cangkokan dalam polybag.
Sebelumnya media cangkok
dalam polybag sebaiknya menggunakan pupuk kandang dengan perbandingan 1
: 2 dengan tanah. Tempatkan polybag ditempat yang terlindung sampai
usia tanaman sekitar 3–4 bulan sebelum tanaman dipindahkan ke kebun.
b. Teknik Mencangkok Dengan Media Dalam Kantong Plastik Mencangkok
dengan media dalam kantong plastik sebenarnya hampir sama dengan teknik
mencangkok dengan cara konvensional. Hanya saja dalam mencangkok
menggunakan media dalam kantong plastik media cangkok yang kita gunakan
yaitu cocopit (serbuk sabut kelapa) yang tersedia di toko pertanian atau
sabut kelapa yang sudah kita perlakukan sendiri, sudah lebih dulu
dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Sebelum
melakukan pencangkokan pada tanaman, terlebih dahulu sabut kelapa yang
akan dipakai sebagai media kita kupas atau dipisahkan dengan kulit keras
bagian luarnya. Untuk media kita hanya menggunakan sabut kelapa nya
saja. Kemudian rendam sabut kelapa tanpa kulit tadi dalam air hingga
lunak sekitar 1 minggu. Tujuan perendaman ini adalah agar zat zat yang
terdapat dalam sabut kelapa dapat dipisahkan. Zat-zat tersebut harus
dibuang karena dapat menghambat pembentukan akar tanaman. Setelah
dipisahkan kemudian jemur sabut kelapa dibawah sinar matahari, kemudian
pisahkan serat-seratnya, potong kecil-kecil supaya siap digunakan.
Taruh
media atau serbuk sabut kelapa didalam sebuah wadah, tambahkan hormon
pertumbuhan atau vitamin B-1 dengan dosis 2 cc untuk 1 liter air. Hormon
pertumbuhan dapat anda beli ditoko pertanian tetapi jika anda kesulitan
menemukan hormon pertumbuhan, Anda dapat menggantinya dengan pupuk
Urea. Pupur urea dapat dipakai dengan cara dicairkan dengan perbandingan
1 gram pupuk urea dengan 1 liter air. Ratakan hormon atau pupuk dan
serbuk sabut kelapa sampai tercampur dan basah.
Masukkan
campuran basah tadi kedalam kantong plastik berukuran ¼ kg untuk
diameter batang kecil, jika diameter batang lebih besar anda dapat
menggunakan kantong plastik ukuran ½ kg.
Isikan
media dan padatkan sampai ¾ plastik, kemudian tarik ujung kantong
plastik dan talikan. Jika anda membuat 2 kg media maka anda dapat
menghasilkan sekitar 15 sampai dengan 20 media dalam kantong plastik.
Media dalam kantong plastik dapat bertahan sampai dengan 1 bulan.
Ketika
akan melakukan proses pencangkokan sobek atau iris memanjang satu sisi
kantong plastik dan masukkan bagian bawah batang yang dikerat dengan
posisi melintang atau datar (lihat gambar), jika posisi batang tegak
anda bebas memasukan media kemudian selubungkan secara merata ke keratan
batang tanaman.
Ikat kantong plastik agar media berada pada posisi yang benar (letak sobekan menghadap keatas)
Apabila
anda melakukan pencangkokan dengan cara ini ada beberapa keuntungan
yang bisa anda dapatkan antara lain : pencangkokan akan lebih cepat dan
ringkas; dapat mencangkok tanaman dalam jumlah banyak; dan punya
persediaan yang dapat dipakai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar