Music

Ads Here

Kamis, 05 Desember 2019

- Hallo sahabat Islam Agam Tauhid, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel TANAMAN, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul :
link :

Baca juga


Cara Perbanyakan Bibit Dengan Sistem Cangkok

Sebelum melakukan proses mencangkok, berikut adalah alat dan bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu:
– Pisau yang tajam
– Tali
– Plastik atau sabut kelapa sebagai pembungkus
– Tanah yang sudah dicampur pupuk
– Larutan B1 Equinox
Mencangkok dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan teknik biasa atau konvensional dan mencangkok dengan menggunakan media dalam kantong plastik.
a. Teknik mencangkok dengan cara biasa atau konvensional
  1. Yang pertama dilakukan ketika mencangkok dengan cara biasa adalah memilih cabang. Memilih cabang sangat penting karena akan mempengaruhi kualitas bibit. Pilih cabang yang sehat, kuat dan sudah berkayu. Sebaiknya memilih cabang yang kulitnya berwarna coklat muda atau hijau kecoklatan. Diameter cabang sekitar 0.5 sampai dengan 2 cm atau tidak lebih kecil dari ukuran pensil.
  2. Sayat cabang dengan menggunakan pisau secara melingkar. Sayatan dibuat memanjang ke bawah sekitar 3 sampai dengan 5 cm atau dua kali diameter cabang.
  3. Setelah itu kelupas kulit batang sehingga bagian kambium tampak jelas. Kambium ini terlihat seperti lendir, kerik lendir kambium dengan menggunakan pisau. Kerik hingga bersih atau kering.
  4. Setelah itu olesi bagian yang dikerik dengan hormon pertumbuhan seperti Liguinox Start Vitamin B-1. Anada bisa mendapatkan hormon pertumbuhan ini di tiko pertanian. Berikan dengan dosis 2 cc untuk 1 liter air. Anda juga bisa mengganti hormon pertumbuhan dengan pupuk urea yang dicairkan dengan 1 gram / 1 liter air. Tambahkan pada media cangkok.
  5. Selanjutnya siapkan kantong plastik yang sudah dibuka dan atau sabut kelapa dengan posisi melingkar menyelubungi batang dibagian bawah keratan sekitar 1 sampai dengan 2 cm. Posisi lembaran plastik menghadap ke arah bawah, kemudian diikat dengan tali plastik atau rafia. Balik posisi kantong plastik ke arah berlawanan/keatas, sehingga akan diperoleh ikatan tali plastik di dalam kantong plastik (ikatan bagian bawah tidak kelihatan dari luar/lebih rapi).
  6. Kemudian tutup bekas sayatan dengan media cangkok, atur penempatan dengan rata sampai menutupi luka keratan bagian atas. Ikat bagian atas dan tengah plastik.
  7. Lakukan perawatan rutin pada cangkokan dengan cara disiram agar bibit tidak mengalami kekeringan. diposisi atas cangkokan diberi kantong plastik berisi air dengan satu lubang sekecil jarum untuk irigasi tetes atau irigasi tetes dengan menggunakan potongan batang bambu “bumbung” berdiameter 5 cm diisi dengan air, tanpa dilubangi hanya dikerik/dikupas sedikit bagian kulit bawah yang nantinya dilekatkan diatas media cangkokan. Posisi bumbung digantung diatas cangkokan dengan posisi bawah bumbung merapat dengan posisi tengah cangkokan atau ditalikan melekat dicangkokan. Bumbung ini dapat bertahan selama 3 hari. Biasanya setelah 2–3 bulan pada cangkokan yang berhasil akan tumbuh akar.
Teknik Cangkok konvensional
Pada cangkok ini akar akan keluar karena dorongan karbohidrat dan auksin atau hormon tumbuh yang mengalir melalui kulit kayu yang tertahan di bagian atas keratan. Karbohidrat dan hormon akan meningkat dan berubah menjadi akar tanaman.
Apabila akar sudah memenuhi media, hasil cangkokan dianggap berhasil. Daun pada cabang terlihat segar. Cangkokan sudah bisa dipotong atau disapih dari induknya. Pemotongan cangkokan yang sudah tumbuh ini dilakukan dengan menggunakan gunting stek atau gergaji di bawah ikatan cangkok.
Setelah dipotong sebaiknya kurangi daun yang terdapat pada bibit untuk menghindari penguapan yang berlebihan. Potong ½ sampai dengan 1/3 helai daun dengan menggunakan gunting stek. Lepaskan plastik pembungkus media kemudian semaikan cangkokan dalam polybag.
Sebelumnya media cangkok dalam polybag sebaiknya menggunakan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2 dengan tanah. Tempatkan polybag ditempat yang terlindung sampai usia tanaman sekitar 3–4 bulan sebelum tanaman dipindahkan ke kebun.
b. Teknik Mencangkok Dengan Media Dalam Kantong Plastik
Mencangkok dengan media dalam kantong plastik sebenarnya hampir sama dengan teknik mencangkok dengan cara konvensional. Hanya saja dalam mencangkok menggunakan media dalam kantong plastik media cangkok yang kita gunakan yaitu cocopit (serbuk sabut kelapa) yang tersedia di toko pertanian atau sabut kelapa yang sudah kita perlakukan sendiri, sudah lebih dulu dimasukkan ke dalam kantong plastik.
  • Sebelum melakukan pencangkokan pada tanaman, terlebih dahulu sabut kelapa yang akan dipakai sebagai media kita kupas atau dipisahkan dengan kulit keras bagian luarnya. Untuk media kita hanya menggunakan sabut kelapa nya saja. Kemudian rendam sabut kelapa tanpa kulit tadi dalam air hingga lunak sekitar 1 minggu. Tujuan perendaman ini adalah agar zat zat yang terdapat dalam sabut kelapa dapat dipisahkan. Zat-zat tersebut harus dibuang karena dapat menghambat pembentukan akar tanaman. Setelah dipisahkan kemudian jemur sabut kelapa dibawah sinar matahari, kemudian pisahkan serat-seratnya, potong kecil-kecil supaya siap digunakan.
  • Taruh media atau serbuk sabut kelapa didalam sebuah wadah, tambahkan hormon pertumbuhan atau vitamin B-1 dengan dosis 2 cc untuk 1 liter air. Hormon pertumbuhan dapat anda beli ditoko pertanian tetapi jika anda kesulitan menemukan hormon pertumbuhan, Anda dapat menggantinya dengan pupuk Urea. Pupur urea dapat dipakai dengan cara dicairkan dengan perbandingan 1 gram pupuk urea dengan 1 liter air. Ratakan hormon atau pupuk dan serbuk sabut kelapa sampai tercampur dan basah.
  • Masukkan campuran basah tadi kedalam kantong plastik berukuran ¼ kg untuk diameter batang kecil, jika diameter batang lebih besar anda dapat menggunakan kantong plastik ukuran ½ kg.
  • Isikan media dan padatkan sampai ¾ plastik, kemudian tarik ujung kantong plastik dan talikan. Jika anda membuat 2 kg media maka anda dapat menghasilkan sekitar 15 sampai dengan 20 media dalam kantong plastik. Media dalam kantong plastik dapat bertahan sampai dengan 1 bulan.
  • Ketika akan melakukan proses pencangkokan sobek atau iris memanjang satu sisi kantong plastik dan masukkan bagian bawah batang yang dikerat dengan posisi melintang atau datar (lihat gambar), jika posisi batang tegak anda bebas memasukan media kemudian selubungkan secara merata ke keratan batang tanaman.
  • Ikat kantong plastik agar media berada pada posisi yang benar (letak sobekan menghadap keatas)
  • Apabila anda melakukan pencangkokan dengan cara ini ada beberapa keuntungan yang bisa anda dapatkan antara lain : pencangkokan akan lebih cepat dan ringkas; dapat mencangkok tanaman dalam jumlah banyak; dan punya persediaan yang dapat dipakai
Teknik cangkok tanaman plastik
SOURCE :


Demikianlah Artikel

Sekianlah artikel kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel dengan alamat link https://ilmutauhid212.blogspot.com/2019/12/cara-perbanyakan-bibit-dengan-sistem.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar